Tugas 2 — Sistem Informasi Akuntansi

Klasifikasi Akun pada Laporan Posisi Keuangan

Aset, Liabilitas, dan Ekuitas menurut PSAK dan IFRS — mencakup definisi unsur, kriteria pengakuan, prinsip klasifikasi current/non-current, taksonomi akun, pemetaan COA, serta perbedaan PSAK vs IFRS.

  • 1Definisi unsur berdasarkan Kerangka Konseptual IFRS
  • 2Klasifikasi current vs non-current menurut IAS 1 / PSAK 201
  • 3Pemetaan COA → SOFP untuk manufaktur, dagang, dan jasa
  • 4Perubahan PSAK 118 / IFRS 18 efektif 2027

Ringkasan Eksekutif

Klasifikasi akun pada Laporan Posisi Keuangan (SOFP) bertumpu pada tiga pilar: definisi unsur laporan keuangan (aset, liabilitas, ekuitas), kriteria pengakuan, serta aturan penyajian dan pengungkapan. IAS 1 (PSAK 201) menetapkan pemisahan aset lancar vs tidak lancar dan liabilitas jangka pendek vs jangka panjang sebagai klasifikasi utama.

Landasan PSAK/IFRS

Definisi Unsur dan Kriteria Pengakuan

Kerangka Konseptual IFRS menempatkan SOFP sebagai "potret" sumber daya ekonomik (assets) dan klaim (liabilities dan equity claims) pada tanggal pelaporan.

Aset

Sumber daya ekonomik kini (present economic resource) yang dikendalikan entitas sebagai hasil peristiwa masa lalu.

Implikasi: Akun diklasifikasikan sebagai aset bila merepresentasikan hak/sumber daya ekonomik kini yang berada dalam kontrol entitas (mis. kas, piutang, persediaan, aset tetap, hak guna).

Sumber Daya Ekonomik

Hak yang memiliki potensi menghasilkan manfaat ekonomik (economic resource).

Implikasi: Membantu membedakan "aset" vs "biaya": pengeluaran ≠ otomatis aset; harus ada hak/kapasitas menghasilkan manfaat.

Liabilitas

Kewajiban kini entitas untuk mentransfer sumber daya ekonomik sebagai hasil peristiwa masa lalu.

Implikasi: Akun diklasifikasikan sebagai liabilitas bila ada kewajiban kini (kontraktual atau konstruktif) untuk menyerahkan kas/barang/jasa, termasuk provisi dan utang.

Ekuitas

Hak residual atas aset entitas setelah dikurangi seluruh liabilitas.

Implikasi: Seluruh "akun modal" (modal saham, agio, saldo laba, cadangan, OCI) adalah komponen ekuitas; bukan kewajiban (kecuali instrumen tertentu yang secara substansi adalah liabilitas — lihat IAS 32).

Kriteria Pengakuan (Kerangka Konseptual Ch. 5)

  • 1Hanya pos yang memenuhi definisi aset/liabilitas/ekuitas yang dapat diakui di SOFP.
  • 2Tidak semua pos yang memenuhi definisi harus diakui; pengakuan dilakukan jika menghasilkan informasi yang berguna bagi pengguna (relevan dan faithful representation).
  • 3Pos seperti "komitmen"/executory contract yang belum menimbulkan hak atau kewajiban kini biasanya belum diakui (tetapi dapat diungkap).
  • 4Ketidakpastian eksistensi atau pengukuran dapat menggeser perlakuan dari pengakuan menjadi pengungkapan atau pengakuan dengan pengukuran yang mencerminkan ketidakpastian (mis. provisi).

IAS 1 / PSAK 201

Prinsip Klasifikasi Current vs Non-Current

Kriteria Aset Lancar

  • Direalisasi/dikonsumsi/dijual dalam siklus operasi normal
  • Dimiliki untuk diperdagangkan
  • Direalisasi dalam 12 bulan
  • Berupa kas/setara kas yang tidak dibatasi penggunaannya untuk penyelesaian liabilitas > 12 bulan

Kriteria Liabilitas Jangka Pendek

  • Diselesaikan dalam siklus operasi normal
  • Dimiliki untuk diperdagangkan
  • Jatuh tempo dalam 12 bulan
  • Entitas tidak memiliki hak pada akhir periode pelaporan untuk menangguhkan penyelesaian setidaknya 12 bulan

Siklus Operasi Normal

Waktu antara perolehan aset untuk diproses dan realisasinya dalam kas/setara kas; jika tidak jelas, diasumsikan 12 bulan.

Kovenan Utang Jangka Panjang

Akun "Pinjaman bank jangka panjang" bisa bergeser menjadi "Bagian lancar pinjaman jangka panjang" bila syarat dalam IAS 1 terpenuhi (misalnya terjadi pelanggaran kovenan sebelum akhir periode tanpa grace period yang memadai).

Minimum Line Items SOFP (IAS 1)

Property, plant and equipmentInvestment propertyIntangible assetsFinancial assetsInventoriesTrade and other receivablesCash and cash equivalentsTrade and other payablesProvisionsFinancial liabilitiesCurrent/deferred taxAssets held for saleNon-controlling interests (dalam equity)Issued capital dan reserves

Taksonomi Akun SOFP

Daftar Akun, Subkategori, dan Catatan

Aset

SubkategoriOverlayAkunCatatan
Aset lancarOperatingKas dan setara kasSumber likuiditas utama; ungkapkan pembatasan kas bila material. Line item minimum IAS 1.
Aset lancarOperatingPiutang usaha (trade receivables)Klaim kas dari pelanggan; umumnya bagian siklus operasi. Line item minimum IAS 1.
Aset lancarOperatingPersediaanBarang untuk dijual/produksi; diukur pada nilai terendah antara biaya dan NRV (IAS 2).
Aset lancarOperatingUang muka & biaya dibayar di mukaHak menerima barang/jasa di masa depan (prepayments). Secara konsep: hak (economic resource) → aset.
Aset lancarOperatingAset kontrak (contract assets)Hak atas imbalan dari pelanggan yang bergantung pada pemenuhan kewajiban kinerja.
Aset lancarNon-operating / FinancingInvestasi jangka pendek / aset keuangan untuk diperdagangkanPos "trading" masuk aset lancar menurut kriteria IAS 1.
Aset tidak lancarOperatingAset tetap (PPE)Aset untuk produksi/operasi jangka panjang; line item minimum IAS 1.
Aset tidak lancarOperatingAset hak guna (Right-of-use assets)IFRS 16 menuntut lessee mengakui aset dan liabilitas dari sewa.
Aset tidak lancarInvestingProperti investasiDisajikan terpisah (line item minimum IAS 1). Umumnya non-operating bagi entitas non-properti.
Aset tidak lancarOperating / InvestingAset takberwujudMis. perangkat lunak, lisensi; line item minimum IAS 1.
Aset tidak lancarInvestingInvestasi pada entitas asosiasi/ventura bersamaMetode ekuitas; line item minimum IAS 1.
Aset tidak lancarAset pajak tangguhanTidak boleh diklasifikasikan sebagai aset lancar bila memakai current/non-current presentation.

Liabilitas

SubkategoriOverlayAkunCatatan
Liabilitas jangka pendekOperatingUtang usaha (trade payables)Bagian dari modal kerja siklus operasi; line item minimum IAS 1.
Liabilitas jangka pendekOperatingBeban akrual / utang bebanAkrual biaya operasi; sering masuk "other payables / accruals".
Liabilitas jangka pendekOperatingLiabilitas kontrak / pendapatan diterima dimukaKewajiban menyerahkan barang/jasa di masa depan. Disajikan terpisah bila material.
Liabilitas jangka pendekFinancingPinjaman jangka pendek / cerukan bankJatuh tempo < 12 bulan atau tidak ada hak menangguhkan → jangka pendek.
Liabilitas jangka pendekFinancingBagian lancar pinjaman jangka panjangKomponen utang jangka panjang yang jatuh tempo dalam 12 bulan atau gagal memenuhi kriteria non-current.
Liabilitas jangka pendekUtang pajak kiniLine item minimum IAS 1; IAS 12 menjelaskan current tax yang belum dibayar diakui sebagai liabilitas.
Liabilitas jangka pendekProvisi (jangka pendek)Line item minimum IAS 1; IAS 37 mengatur akuntansi dan pengungkapan provisi.
Liabilitas jangka panjangFinancingPinjaman bank jangka panjang / obligasiNon-current hanya jika entitas memiliki hak substantif menangguhkan penyelesaian ≥ 12 bulan.
Liabilitas jangka panjangFinancingLiabilitas sewa (lease liabilities)Konsekuensi IFRS 16; dipisah bagian lancar dan jangka panjang.
Liabilitas jangka panjangLiabilitas pajak tangguhanLine item minimum; tidak diklasifikasikan current jika memakai current/non-current.
Liabilitas jangka panjangOperating / HRLiabilitas imbalan kerjaIAS 19 mewajibkan pengakuan liabilitas saat karyawan memberikan jasa untuk manfaat masa depan.

Ekuitas

Ekuitas adalah total klaim residual. IAS 1 menyebutkan non-controlling interests disajikan di dalam ekuitas.

Modal saham / issued capital

Bagian issued capital; line item minimum.

Tambahan modal disetor / share premium

Komponen ekuitas (reserves attributable).

Saldo laba / retained earnings

Ekuitas residual.

Cadangan & komponen OCI

Surplus revaluasi, cadangan nilai wajar OCI.

Kepentingan nonpengendali

Disajikan di dalam ekuitas jika konsolidasi.

Implikasi Jurnal dan Penyajian

AreaTransaksiDampak SOFPStandar
PersediaanBeli bahan baku kredit: Dr Persediaan; Cr Utang Usaha.Persediaan (aset lancar) & utang usaha (liabilitas jangka pendek), keduanya operating/working capital.IAS 2: persediaan diukur pada nilai terendah biaya dan NRV.
Aset TetapBeli mesin: Dr PPE; Cr Kas/Utang. Depresiasi: Dr Beban depresiasi; Cr Akumulasi depresiasi.PPE line item minimum; akumulasi depresiasi sebagai kontra-aset (biasanya disajikan net).IAS 1: basis pengukuran berbeda (biaya vs revaluasi) dapat mendorong pemisahan penyajian kelas aset.
SewaPengakuan sewa (lessee): Dr Aset Hak Guna; Cr Liabilitas Sewa.Menambah aset tidak lancar dan liabilitas (dibagi lancar/jangka panjang).IFRS 16 mensyaratkan pengakuan aset dan liabilitas sewa oleh lessee.
ProvisiEstimasi garansi: Dr Beban garansi; Cr Provisi garansi.Provisi line item minimum IAS 1; dapat dipisah jangka pendek/panjang sesuai ekspektasi penyelesaian.IAS 37 mengatur akuntansi dan pengungkapan provisi/kontinjensi.
Pinjaman dengan KovenanRe-klasifikasi saat pelanggaran: pindahkan porsi tertentu ke "liabilitas jangka pendek" bila tidak ada hak menangguhkan ≥ 12 bulan.Perubahan klasifikasi current/non-current dapat mengubah persepsi likuiditas.IASB menekankan amandemen untuk meningkatkan informasi utang jangka panjang dengan kovenan.
Pajak KiniMengakui pajak kini terutang: Dr Beban pajak; Cr Utang pajak.Current tax liabilities adalah item minimum SOFP; biasanya liabilitas jangka pendek.IAS 12: pajak kini yang belum dibayar diakui sebagai liabilitas.
Held for SaleKlasifikasi aset untuk dijual: pindahkan ke "aset dimiliki untuk dijual"; hentikan depresiasi.IFRS 5 mewajibkan penyajian terpisah untuk aset (dan disposal group) held for sale.Diukur pada nilai terendah nilai tercatat dan fair value less costs to sell.

Template Layout SOFP (Current/Non-Current)

Aset

Aset Lancar

  • Kas dan setara kas
  • Piutang usaha dan piutang lain-lain
  • Persediaan
  • Aset kontrak / uang muka / biaya dibayar di muka
  • Aset keuangan lancar lain

Aset Tidak Lancar

  • Aset tetap (PPE)
  • Aset hak guna (ROU)
  • Properti investasi
  • Aset takberwujud
  • Investasi pada entitas asosiasi/ventura bersama (metode ekuitas)
  • Aset pajak tangguhan
  • Aset lain-lain tidak lancar

Liabilitas

Liabilitas Jangka Pendek

  • Utang usaha dan utang lain-lain
  • Beban akrual / utang beban
  • Liabilitas kontrak / pendapatan diterima dimuka
  • Pinjaman jangka pendek & bagian lancar pinjaman jangka panjang
  • Liabilitas sewa jangka pendek (bagian lancar)
  • Utang pajak kini
  • Provisi jangka pendek

Liabilitas Jangka Panjang

  • Pinjaman jangka panjang (setelah bagian lancar)
  • Liabilitas sewa jangka panjang
  • Liabilitas imbalan kerja
  • Provisi jangka panjang
  • Liabilitas pajak tangguhan

Ekuitas

  • Modal saham
  • Tambahan modal disetor
  • Cadangan / komponen OCI
  • Saldo laba
  • Kepentingan nonpengendali (jika konsolidasi)

Pemetaan COA → SOFP

Contoh Pemetaan untuk Manufaktur, Dagang, dan Jasa

AkunKategoriSubOverlayCatatan
Kas dan setara kasAsetLancarOperating / TreasuryLine item minimum IAS 1.
Piutang usahaAsetLancarOperatingUmumnya bagian siklus operasi.
Persediaan—bahan bakuAsetLancarOperatingIAS 2: lower of cost and NRV.
Persediaan—barang dalam prosesAsetLancarOperatingWIP; termasuk inventories.
Persediaan—barang jadiAsetLancarOperatingInventories; NRV test relevan.
Uang muka pemasokAsetLancarOperatingHak menerima barang/jasa → aset.
Pajak dibayar di mukaAsetLancarNon-operatingBedakan dari deferred tax (non-current).
Aset tetap—mesin produksiAsetTidak lancarOperatingPPE line item minimum.
Aset hak guna—sewa gudang/pabrikAsetTidak lancarOperatingIFRS 16.
Aset pajak tangguhanAsetTidak lancarDTA tidak diklasifikasikan lancar.
Utang usahaLiabilitasJangka pendekOperatingWorking capital; line item minimum.
Beban akrual & utang gajiLiabilitasJangka pendekOperatingAkrual biaya operasi.
Pinjaman bank jangka pendekLiabilitasJangka pendekFinancingKriteria IAS 1.
Bagian lancar pinjaman jangka panjangLiabilitasJangka pendekFinancingPeriksa hak menangguhkan dan kovenan.
Provisi garansi produkLiabilitasJP/JPanOperatingProvisions line item minimum; IAS 37.
Liabilitas pajak kiniLiabilitasJangka pendekIAS 12: current tax unpaid → liability.
Pinjaman bank jangka panjangLiabilitasJangka panjangFinancingNon-current jika hak menangguhkan ada.
Liabilitas sewa jangka panjangLiabilitasJangka panjangFinancingIFRS 16.
Liabilitas pajak tangguhanLiabilitasJangka panjangDTL line item minimum.
Modal sahamEkuitasIssued capital; line item minimum.
Tambahan modal disetorEkuitasKomponen ekuitas.
Saldo labaEkuitasEkuitas residual.

PSAK vs IFRS

Perbedaan dan Catatan Kepatuhan Regulator

PSAK 1 menjadi PSAK 201 (Penyajian Laporan Keuangan), PSAK 14 menjadi PSAK 202 (Persediaan), dan seterusnya. Dampaknya adalah penyesuaian referensi kebijakan akuntansi, matriks kepatuhan, dan dokumentasi audit — substansi umumnya tidak berubah.